TERBARU!!! Alusista TNI AD 2017

Kabar bahagia ini datang dari pasukan militer Indonesia angkatan darat. Kabarnya, pada tahun 2017 mendatang pemerintah telah menyiapkan anggaran khusus untuk penambahan jumlah alusista di darat. Angkatan darat kita patut bersenang hati sebab RAPBN 2017 ini memberikan dana lebih untuk peningkatan jumlah alat utama sistem pertahanan (alusista) TNI AD 2017. Mau tahu apa saja alusista terbaru yang akan dimiliki oleh TNI AD pada tahun 2017 nanti? Yuk, kita intip.

Alusista TNI AD 2017 Terbaru

1 ) Panser Baru gantikan posisi Sarasen dan Saladin

alutsista-tni-ad-2017

 

Sarasen dan Saladin merupakan panser tua milik TNI  yang diproduksi oleh pabrik Alvis di Inggris. Keduanya didatangkan dari Inggris pada awal tahun 60-an. Meski sudah berusia sudah lanjut, hingga saat ini keduanya masih tetap digunakan untuk keperluan latihan militer. Namun, menurut kabar yang beredar, kedua alusista ini akan diganti dengan alusista TNI AD 2017 yang baru. Dimana Sarasen direncanakan akan diganti posisinya oleh panser buatan Pindad, sedangkan Saladin sudah dapat dipastikan akan digantikan dengan  24 unit panser badak asar Arsenal.

2 ) Prototype Medium Tank, hasil kerja sama Turki-Indonesia

alutsista-tni-ad-2017-1

 

Menurut jadwal,  prototype ini akan selesai pada tahun 2017 mendatang, dan telah dipersiapkan untuk melakukan serangkaian uji coba sebelum diproduksi secara massal. Direncanakan alusista TNI AD 2017 ini akan dibangun sebanyak 2 unit yaitu sejumlah 1 unit di PT Pindad Indonesia dan 1 unit di FNSS-Turki. Medium tank yang dikembangkan ini dianggap lebih sesuai dengan kebutuhan militer di Indonesia dan turki. Medium tank ini dibuat dengan bobot yang lebih ringan dan dilengkapi dengan senjata senapan mesin yang lebih canggih, sehingga dapat menggantikan tank AMX tua milik TNI AD.

3 ) Helikopter serbu lengkapi skuadron di Kalimantan Barat.

alutsista-tni-ad-2017-2

Angkatan militer Indonesia telah bersiap untuk melakukan pembangunan skuadron serbu baru pada tahun 2017 mendatang yang berlokasi di Kalimantan barat. Tempat ini dianggap sangat strategis, karena merupakan daerah perbatasan antara Indonesia dan Malaysia. Alusista yang dipilih untuk menempati skuadron ini adalah helicopter serbu milik TNI AD. Di harapkan alusista TNI AD 2017 serta semua personil yang ditempatkan di skuadron baru ini dapat meningkatkan pengawasan di daerah perbatasan.

4 ) Howitzer M109A4 positif dibeli

alutsista-tni-ad-2017-4

TNI AD tengah fokus untuk proses modernisasi dan memperkuat sejumlah alusista. Dengan adanya pembaharuan meriam di Belgia baru-baru ini,  Indonesia bisa membeli sekitar 20 unit diantaranya.M109A4 ini merupakan sistem yang dibuat oleh Amerika Serikat yang pertama kali keluar pada tahun 1963. Alusista ini memiliki kecepatan maksimal sebesar 56 km/jam dan memiliki empat awak yaitu: komandan seksi, juru tembak, asisten juru tembak, pengemudi, dan 2 pengisi. Meriam ini memiliki jangkauan hingga 18 km dengan amunisi 155 mm konvesional atau 23,5 km dengan menggunakan RAP. Sebentar lagi meriam M109A4 ini akan menjadi salah satu alusista TNI AD 2017.

Alusista merupakan bagian penting dalam suatu operasi militer, sehingga tidak heran jika adanya sistem-sistem baru serta teknologi-teknologi baru untuk memperkuat dan memperbaharui alusista yang ada. Di atas adalah beberapa alusista yang direncanakan akan menemani pasukan militer Indonesia pada tahun 2017 mendatang. Alusista TNI AD 2017 ini diharapkan dapat akan menjadi suatu sistem pertahanan yang kuat bagi pasukan militer Indonesia dimasa yang akan datang, serta mampu meningkatkan kualitas Tentara Nasional Indonesia,khususnya angkatan darat.